Jumat, 29 Mei 2015

Kekristenan

Agama Kristen bermula dari pengajaran Yesus Kristus sebagai tokoh utama agama ini. Yesus lahir di kota Betlehem yang terletak di Palestina sekitar tahun 4-8 SM, pada masa kekuasaan raja Herodes. Yesus lahir dari rahim seorang wanita perawan, Maria, yang dikandung oleh Roh Kudus. Ia dibesarkan di Nazaret secara adat Yahudi. Sejak usia tiga puluh tahun, selama tiga tahun Yesus berkhotbah dan berbuat mukjizat pada banyak orang, bersama keduabelas muridnya. Yesus yang semakin populer dibenci oleh para pemimpin orang Yahudi, yang kemudian berkomplot untuk menyalibkan Yesus. Yesus disalib pada usia 33 tahun dan bangkit dari kubur pada hari yang ketiga setelah kematiannya. Setelah kebangkitannya, Yesus masih tinggal di dunia selama empat puluh hari, sebelum kemudian naik ke surga.

Gereja mula-mula

Setelah naiknya Yesus Kristus ke surga, rasul-rasul mulai menyebarkan ajaran Yesus ke mana-mana, dan sebagai hasilnya, jemaat pertama Kristen, sejumlah sekitar tiga ribu orang, dibaptis. Namun, pada masa-masa awal berdirinya, agama Kristen cenderung dianggap sebagai ancaman hingga terus-menerus dikejar dan dianiaya oleh pemerintah Romawi saat itu. Banyak pendiri gereja mula-mula yang menjadi korban kekejaman kekaisaran Romawi dengan menjadi martir, yaitu rela disiksa maupun dihukum mati demi mempertahankan imannya, salah satu contohnya adalah Ignatius dari Antiokhia yang dihukum mati dengan dijadikan makanan singa.
Saat itu, kepercayaan yang berkembang di Romawi adalah paganisme, di mana terdapat konsep ‘balas jasa langsung’. Namun dengan gencarnya para rasul menyebarkan ajaran Kristen, perlahan agama ini mulai berkembang jumlahnya, sehingga pemerintah Romawi semakin terancam oleh keberadaan agama Kristen. Romawi pun berusaha menekan, dan bahkan melarang agama Kristen, karena umat Kristen saat itu tidak mau menyembah Kaisar, dan hal ini menyulitkan kekuasaan Romawi. Selain itu, paganisme dan ramalan-ramalan yang sejak zaman Republik sudah dipakai sebagai alat-alat propaganda dan pembenaran segala tingkah laku penguasa atau alasan kegagalan penguasa, sudah tidak efektif lagi dengan keberadaan agama Kristen. Maka, pada masa-masa ini, banyak umat Kristen yang dibunuh sebagai usaha pemerintah Romawi untuk menumpas agama Kristen. Penyebar utama agama Kristen pada masa itu adalah Rasul Paulus, yang paling gencar menyebarkan ajaran Kristen ke berbagai pelosok dunia

Masa kegelapan

Pada masa inilah, datang masa-masa kegelapan (192-284), mulai dari Kaisar Commodus hingga Kaisar Diokletianus. Pada masa inilah orang-orang masa itu kehilangan kepercayaan terhadap konsep balas jasa langsung yang dianut di Paganisme, sehingga agama Kristen pun semakin diminati. Hingga akhirnya pada tahun 313, Kaisar Konstantinus I melegalkan agama Kristen dan bahkan minta untuk dipermandikan, dan 80 tahun setelahnya, Kaisar Theodosius melarang segala bentuk paganisme dan menetapkan agama Kristen sebagai agama negara.
Sebagai agama resmi negara Kekristenan menyebar dengan sangat cepat. Namun Gereja juga mulai terpecah-pecah dengan munculnya berbagai aliran (bidah). Salah satu upaya untuk menekan bidaah adalah dengan diadakannya Konsili Nicea yang pertama pada tahun 325 M. Konsili Nicea mencetuskan pengakuan iman umat Kristen keseluruhan pertama kali, sebagai tanda persatuan Kristen universal yang dibedakan dari umat-umat Kristen yang bidaah. Salah satu contohnya adalah bidaah Arianisme, yang merupakan salah satu krisis bidaah terbesar saat itu yang menjadi alasan utama diadakannya Konsili Nicea yang pertama.
Ketika Kerajaan Romawi runtuh dan tercerai-berai, Gereja Kristen tetap bertahan. Pada abad ke-11 terjadilah Perang Salib, yang dianggap sebagai perang agama antara Kristen dan Islam. Dicetuskan pertama kali oleh Paus Urbanus II atas permohonan Kaisar Alexius I Komnenus dari Kekaisaran Bizantium, Perang Salib I bertujuan merebut kembali kota suci Yerusalem dari kekuasaan Islam, yang merupakan tempat penting umat Kristen sebagai tujuan ziarah saat itu.
Bagian timur dari Kerajaan Romawi, bertahan sebagai Gereja yang disebut Yunani atau Ortodoks, yang mewartakan kabar gembira di Rusia dan memisahkan diri dari belahan barat yang berada di bawah pimpinan Gereja Roma. Pemisahan ini terjadi pada tahun 1054 (lihat: Skisma Timur-Barat).
Sementara itu, pada tahun 1460 penemuan percetakan oleh Gutenberg membuat Kitab Suci terjangkau bagi semua orang. Sebelumnya, Kitab Suci dibatasi oleh Gereja kepada umat dengan tujuan untuk menekan bidaah yang merupakan salah satu krisis besar dalam tubuh Gereja saat itu. Kitab Suci hanya dibacakan di Gereja dan menjadi sumber kotbah.
Saat itu, banyak pihak-pihak tidak bertanggungjawab memanfaatkan kedudukan di dalam Gereja Barat (Katolik) sebagai sumber kekuasaan, sehingga secara tidak langsung mencoreng nama baik Gereja. Pejabat-pejabat tinggi di dalam Gereja semakin terpengaruh untuk mementingkan kepentingan duniawi sehingga semakin menyeleweng dari ajaran dasar Gereja Katolik. Banyak oknum yang menduduki posisi penting di dalam Gereja menggunakan kekuasaannya secara semena-mena sehingga merugikan banyak umat saat itu. Hal ini membuat banyak umat Kristen kecewa dan memprotes serta menuntut pembaharuan. Banyak umat yang berpikir bahwa salah satu cara mendatangkan pembaharuan di dalam Gereja ialah dengan memberikan Kitab Suci kepada semua orang

 


 

Selasa, 26 Mei 2015

Tips Kulit Sehat Ternutrisi

Mempunyai kulit sehat dan cantik merupakan impian setiap perempuan. Tapi masih saja banyak yang mengeluhkan kulit tubuhnya terasa kusam dan kering. Makanya, kamu perlu tahu bagaimana fakta-fakta mengenai kulit serta tips untuk kulit sehat untuk mewujudkan kulit impianmu.

Sebelumnya kita cari tahu dulu apa saja sih tanda-tanda tidak terawat dan tidak sehat? Tandanya adalah jika kulitmu kering, kurang lembab, kasar, kusam, terlihat garis kerutan serta bila tergores akan meninggalkan garis putih.

Sedangkan tanda kulit yang sehat dan terawat adalah memiliki kelembapan yang cukup, terlihat halus, lembut, dan kenyal (tidak kaku), glowing (tidak kusam) dan garis halus atau kerutan tidak tampak secara jelas. 

Mau tahu penyebab kulit kehilangan nutrisi? Selain pemilihan pembersih atau sabun yang tidak tepat, ada banyak penyebab kulit tidak sehat. Antara lain karena terpapar terhadap AC atau sinar matahari tanpa pelindung, tidak menggunakan pelembab (body lotion) dan lainnya. Stress dan gaya hidup juga mempengaruhi kesehatan kulitmu lho.

Nah, perawatan untuk menjaga kelembapan kulit ini bisa kamu mulai dari mandi, Ladies. Kenapa mandi? Karena mandi adalah proses awal untuk mempercantik diri dan tentunya membersihkan dirimu. Namun, proses mandi dapat menghilangkan keembapan alami pada lapisan kulit yang bisa berujung pada kerusakan kulit.

Maka dari itu, kamu perlu menjaga kulit sehatmu dengan merawat dan menutrisinya. Yaitu antara lain dengan mandi minimal 2x sehari agar kulitmu mendapatkan air atau kelembapan yang cukup, dan hindari mandi menggunakan air panas (di atas 37˚ C) yang bisa membuat kulit kering serta menghilangkan kelembapan alami kulit. 

Selain itu, tips kulit sehat lainnya dengan menghindari menggunakan handuk kasar untuk menggosok kulit pada saat mengeringkan badan karena bisa merusak kulit. Jadi, cukup tepuk-tepuk saja ya Ladies saat mengeringkan kulit agar kelembapan alami kulit tidak hilang. 

Kemudian, lengkapi perawatan kulit sehatmu dengan menggunakan sabun yang dapat menjaga kelembapan alami kulit dan menutrisi setiap hari seperti yang ada dalam Dove Body Wash baru. Dove, terbukti menutrisi lebih baik dari susu*.

Hanya Dove Body Wash baru yang memiliki Nutrium Moisture. Yaitu sebuah terobosan baru yang menggabungkan sabun dengan pelembap alami yang bisa diserap lebih dalam dan menutrisi kulit serta memberikan kecantikan kulit dari dalam hingga ke luar sehingga membuat kulit terasa halus, lembut dan kenyal. 

Nah, dengan tips kulit sehat di atas, ayo pancarkan kulit cantik sehat dan ternutrisimu dan melangkahlah dengan penuh percaya diri

PEMAHAMAN TENTANG ROH KUDUS DALAM PENGAKUAN IMAN GEREJA


      Gereja2 kristen umunya mengikuti tritunggal,yaitu  roh bpa,allah,anak,dan allah roh kudus.Rumusan ini antaa lain terdapat dalam matius 28:19 apakah artinya ini ? ini tidak berarti bahwa orag Kristen mengakui tiga allah  Orang2 Kristen perdana adalah orang2  Yahudi yang sangat teguh berpegang pada doktrin  tentang keesayan Allah (tauhid) ,seperti yang diceus kan dalam Ulangan 6-4 “Dengarkan laj hai orang Israel : Tuhan itu allah kita ,Tuhan itu esa ! hal ini pun diajarkan oleh yesus sendiri dalam Markus 12:29 dikatakan “jawab Yesus”Hukum yang terutama ialah dengarlah hai oang Israel Tuhan Allah kita ,Tuhan itu Esa”      Untuk memudahkan kita memahami Trinistan dan bagaiman masih2 pribadinya saling berbuhubungan dan kaittan ,beruikut ini adlah gambar yang bias disebut sebagai “ Prisai Trinitan” dalam gambaran ini telihat jelas bagaimana hubungan masing2 pribadi dalam trinitas itu .Allah Bapa ,Allah Anak Allah Roh Kudus masing2 adalah allah yang Esa.Namun ketiganya harus dibedakan Allah Bapa bukanlah Allah anak bukan pula Allah Roh Kudus begitu pula pribadi2 yang lainnya harus dibedakan satu sama lain . namun ketiga tiganya berada dalam satu hubungan  dan persatuaan yang harmonis .